Senin, 28 April 2014

Timnas U-19 Tim Terbaik AORI 2013


Bolanews.com - Tim nasional sepak bola Indonesia U-19 dinobatkan sebagai Tim Terbaik AORI 2013 pilihan pembaca BOLA. Tim juara Piala AFF U-19 2013 itu menyisihkan pesaing terberatnya dari bulu tangkis, yakni Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.


Keberhasilan Timnas U-19 yang juga maju ke putaran final Piala AFC U-19 2014 di Myanmar, rupanya menjadi prestasi tersendiri di mata pembaca BOLA. Pencapaian Evan Dimas dkk. tersebut seolah mengobati kerinduan panjang akan hadirnya kembali prestasi sepak bola nasional dalam dua dekade terakhir.

Tak heran, keberhasilan pebulu tangkis Indonesia di sejumlah ajang utama di 2013 bak kalah pamor dengan catatan prestasi cabang sepak bola. Kesuksesan pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di ganda putra dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (ganda campuran) yang meraih titel Juara Dunia 2013 dan All England 2013, di mata pembaca BOLA seperti sudah sewajarnya. Hal itu dikarenakan dalam sejarahnya Indonesia adalah salah satu negara kuat bulu tangkis dunia.

Terpilihnya timnas U-19 sebagai Tim Terbaik 2013 memang mengejutkan. Persentase perolehan angka dalam jajak pendapat di www.bolanews.com dan lewat kartu pos yang dilakukan para pembaca BOLA memang sangat ketat. Timnas U-19 memperoleh 34 persen, sementara Hendra/Ahsan,dan Tontowi/Liliyana memperoleh masing-masing 30 persen dan 28 persen.

Indra Sjafri Pelatih Terbaik AORI 2013


Bolanews.com - Sejak menjadi nominasi Indra Sjafri memang sudah diprediksi akan keluar sebagai pemenang karena ketenarannya membawa timnas U-19 bersinar di pentas internasional. Ya, Indra adalah sosok yang berhasil membawa timnas U-19 menjadi juara di Piala AFF U-19 2013.

Selain itu, Indra juga sukses mengantarkan Evan Dimas cs. maju ke putaran final Piala AFC U-19 2014 di Myanmar. Pasukan Garuda Muda kini tengah mempersiapkan diri sebaik mungkin agar dapat berbicara banyak di Piala AFC 2014 guna mendapatkan harapan selanjutnya tampil di pentas Piala Dunia U-20 pada 2015 di Selandia Baru.

Indra Sjafri menyisihkan empat nominator lain untuk menjadi Pelatih Terbaik AORI 2013. Ia mengungguli Boudewijn van Opstal (pelatih tim dayung) yang memenangi lima emas SEA Games 2013. Herry Iman Pierngadi yang merupakan pelatih pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Oki Raspati (pelatih balap sepeda), Richard Mainaky (pelatih Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, dan Ruslan Scherbakov (pelatih kepala tim catur).

Timnas U-19 memborong tiga penghargaan di AORI 2013. Selain Indra Sjafri tampil sebagai Pelatih Terbaik 2013, Evan Dimas juga dinobatkan sebagai Atlet Favorit 2013, dan timnas U-19 merupakan Tim Terbaik 2013. Di AORI 2013  juga memberikan penghargaan khusus yang diberikan kepada Sugih Hendarto.

Evan Dimas Atlet Favorit AORI 2013


Bolanews.com - Tampil memukau bersama tim nasional Indonesia U-19, Evan Dimas menyabet satu penghargaan dalam ajang Anugerah Olah Raga Indonesia (AORI) 2013, Senin (28/4). Sang kapten dinobatkan sebagai atlet terfavorit.


Evan merebut hati para fan sepak bola Indonesia berkat penampilan apiknya di timnas U-19. Ia adalah sosok penting di balik keberhasilan Garuda Muda saat menjuarai Piala AFF 2013 dan lolos ke putaran final Piala Asia 2014.

Lantaran kesibukan yang padat bersama timnas U-19, Evan tidak bisa datang untuk menerima penghargaan. Penyerahan trofi diwakilkan oleh Sefdin Syaifudin Alamsyah, Sekretaris BTN (Badan Tim Nasional).

Evan menambah panjang daftar pesepak bola yang menjuarai kategori atlet favorit di pentas AORI. Cristian Gonzales, Andik Vermansyah, dan Sergio Van Dijk merupakan kampiun dalam tiga tahun belakangan.

Timnas U-19: Uji Coba Sesuaikan Karakter Lawan

Harian Bola - Indonesia tergabung di Grup B bersama Uzbekistan, Uni Emirat Arab, dan Austra­lia. “Dengan kerja keras, Insya Allah Indonesia akan menem­bus semifinal,” tutur Indra Sjafri, pelatih timnas U-19.

Skema pengundian relatif menguntungkan timnas U-19. Jika berhasil menjadi juara atau runner-up Grup B, Evan Dimas cs. bakal berhadapan dengan tim lolos dari Grup A, yang dihuni Myanmar, Thailand, Yaman, serta Iran. Keempatnya memiliki tradisi kurang bagus di Piala AFF U-19.

Badan Tim Nasional langsung bergerak mencari informasi kekuatan tim-tim lawan yang berada di jajaran Grup B. Karakter lawan-lawan uji coba akan disesuaikan dengan para pesaing.

“Di Spanyol, timnas U-19 akan menjajal lawan-lawan yang disesuaikan dengan kebutuhan,” papar Direktur HPU-BTN, Demis Djamaoeddin.

Pada bulan Mei, Dimas Drajat cs. akan menjalani dua kali uji coba. Pada laga tes pertama, timnas U-19 akan meladeni Myanmar U-19 pada 5 Mei. Selanjutnya pada 25 Mei, Tim Merah-Putih akan menjajal Liverpool U-18+. Kedua pertandingan ini digelar di Tanah Air.

BTN masih terus melakukan koordinasi lokasi latihan pelatnas. Ada dua opsi tempat yang disiapkan, yakni Yogyakarta dan Jakarta.

Para pemain timnas U-19 sedang menjalani liburan usai menyelesaikan Tur Timur Tengah. Pada awal pekan depan, mereka sudah kembali menjalani aktivitas pelatnas.

“Sekarang tidak ada lagi cerita main-main. Lawan-lawan yang dihadapi sudah bi­sa diketahui dan diraba. Saya berharap seluruh anggo­ta timnas U-19 fokus mewujud­kan target lolos ke Piala Dunia U-20,” tutur La Nyalla Mattalitti, Ketua BTN.

Pembagian Grup
Grup A: Myanmar, Iran, Thailand, Yaman
Grup B: Uzbekistan, Australia, UEA, Indonesia
Grup C: Korea Selatan, Jepang, Tiongkok, Vietnam
Grup D: Irak, Korea Utara, Qatar, Oman

Sumber: Harian BOLA (Penulis: Ario Yosia)

Timnas U-19 Diharapkan Terus Mengukir Prestasi


Bolanews.com - Gelar Tim Terbaik diberikan kepada timnas U-19, sementara gelar Pelatih Terbaik dan Atlet Terfavorit masing-masing didapat oleh Indra Sjafri dan Evan Dimas. Akan tetapi, tidak ada satupun dari pemenang itu yang bisa hadir karena sedang melakukan pemusatan latihan di Karawaci, Tangerang.

"Kami mohon maaf pelatih Indra Sjafri dan Evan Dimas tidak bisa hadir karena mereka sedang melakukan pemusatan latihan di Karawaci. Mereka akan menghadapi pertandingan persahabatan di Jakarta beberapa waktu ke depan," ujar Sefdin Syaifudin Alamsyah, perwakilan dari BTN (Badan Tim Nasional).

"Meski demikian, kami ingin menyampaikan bahwa dengan penghargaan ini, saya harap timnas U-19 bisa semakin berprestasi lagi. Kami minta doa dari masyarakat sekalian agar Evan Dimas dkk. bisa mengukir prestasi di Piala Asia Oktober nanti," ucap Sefdin.

HASIL POLLING: Ini Lawan Terberat Indonesia Di Grup B Piala Asia U-19


Goal.com - Babak final Piala Asia U-19 akan digelar pada Oktober 2014 mendatang di Myanmar. Proses undian untuk menentukan pembagian grup yang melibatkan 16 tim yang akan berlaga usai ditentukan pertengahan pekan kemarin.

Hasil undian menempatkan Indonesia di Grup B, bersama dengan Uzbekistan, Uni Emirat Arab (UEA) dan Australia. Dua negara yang disebutkan terakhir bukanlah lawan yang asing bagi skuat Garuda Jaya.

Ya, Australia pernah bertemu Indonesia di gelaran babak kualifikasi Piala Asua U-19 2010, saat itu Indonesia yang diwakili generasi Syamsir Alam berhasil menahan imbang Young Soceroos tanpa gol di Bandung, meski akhirnya gagal lolos akibat kalah bersaing dengan Jepang dan Australia.

Sementara rivalitas dengan UEA juga tak kalah seru, belakangan wakil Asia Barat itu dibuat tak berdaya oleh permainan menyerang arahan Indra Sjafri dalam dua pertemuan ujicoba di Dubai beberapa pekan lalu.

Praktis hanya Uzbekistan yang dibesut pelatih asal Rusia, Sergey Ivanovich Lushan sejauh ini kekuatannya belum banyak diketahui oleh publik Indonesia. Prestasi tertinggi wakil Asia Tengah itu adalah saat menjadi runner-up di edisi 2008.

Dari jejak pendapat yang melibatkan pembaca Goal Indonesia, sebanyak 4,132 suara (65,2%) dari total 6,337 suara yang dihimpun menyebutkan Australia merupakan lawan terberat yang akan dihadapi Indonesia di ajang Piala Asia U-19 mendatang.

Tempat kedua diduduki Uzbekistan dengan jumlah 1,712 suara (27%), sedangkan posisi terakhir ditempati UEA dengan catatan 493 suara (7,8%).

Pilihan mayoritas pembaca yang menyebut Australia sebagai lawan terkuat cukup beralasan, pasukan Paul Okon tersebut merupakan semi-finalis edisi 2012. Raihan serupa juga dibukukan Uzbekistan di edisi yang sama.

Indra Sjafri Sudah Kantongi Kekuatan Lawan-Lawan Piala Asia


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Timnas Indonesia U-19 berada di Grup B dalam Kejuaraan AFC U-19 2014 di Myanmar tanggal 9-23 Oktober 2014 mendatang. Garuda Muda tergabung bersama Uzbekistan, Australia, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Dua tim yang menempati peringkat teratas akan lolos ke perempat final. Proses selanjutnya bila menjadi juara Grup B akan bertemu runner-up Grup A, dan sebaliknya. Grup A sendiri dihuni oleh Myanmar, Iran, Thailand, dan Yaman.

Melihat persaingan Grup B, pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri mengaku  tidak ada yang lawan berat maupun ringan.

"Saya kira, kita tidak bisa menilai sebuah Grup dengan sebutan neraka atau surga. Soal nantinya kita menjadi Juara atau runner-up yang penting kita yakin lolos. Hampir semua yang lolos di putaran Final ini berimbang terutama di grup kita," kata Indra dilansir Ligaindonesia.co.id
Ditanya soal kekuatan masing-masing tim pelatih asal Padang ini mengaku sudah memiliki gambaran. "Australia pasti akan mengandalkan eks pemain U-16 dahulu yang pernah kita hadapi. UAE tahu sendiri kita kemarin baru saja bertemu dan mampu mengalahkan mereka dua kali di markasnya. Cuma Uzbekistan saja yang kita belum ketahui banyak, namun kami punya tim HPU yang akan korek kekuatan Uzbekistan,"ujar Indra.

"Kalau soal permainan UAE pasti mengandalkan bola-bola tinggi. Hal itu yang akan kami waspadai. Sama halnya dengan Australia dengan kombinasi permainan dari pinggir terus ke bola tinggi. Uzbekistan banyak lari dengan bola. Semoga kita bisa antisipasi. Inti dari sebuah laga bisa dilihat di 15 menit pertama, bila anak-anak mampu bermain oke dan mengatasi kesulitan bukan hal yang sulit kita menang atas mereka," tambahnya.

 "Lawan Uzbekistan dan Australia kan kick off 15.30 waktu setempat hal itu bisa menjadi keuntungan bagi kita karena suhu di\ Myanmar pasti panas. Dan itu pasti akan menyulitkan mereka," tutup Indra.